Rabithah Alawiyah

Akhlak Para Salaf Ba’alawi : Menghormati Yang Tua Menghargai Yang Muda

Gambar pin cerita
Habib Alwi bin Muhammad bin Thahir Al-Haddad

Al-Habib Alwi bin Muhammad bin Thahir Al-Haddad radhiyallahu anhu mengatakan:

كَانُوا سَلَفُنَا رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِمْ، يُقَدِّمُونَ الْأَكْبَرَ سِنًّا فِي الْمَشْيِ، وَفِي الْمَجْلِسِ، وَفِي تَرْتِيرِ الْفَاتِحَةِ، وَنَحْوِ ذٰلِكَ. لَا فِي نَحْوِ إِمَامَةٍ وَمَجْلِسِ عِلْمٍ، فَإِنَّهُمْ يُقَدِّمُونَ فِيهِ أَهْلِيَّةً وَإِنْ كَانَ أَصْغَرَ سِنًّا

Salaf kami dahulu semoga Allah ridha pada mereka, mendahulukan yang lebih tua usianya dalam posisi berjalan, majelis, membaca doa tartib fatihah, dan yang semisal itu. Lain halnya dalam masalah imam shalat serta majelis ilmu, mereka mendahulukan orang yang memiliki keahlian dalam masalah ini walaupun usianya lebih muda. (Bahjatul Khathir fi Ma’atsiril Habib Alwi bin Muhammad bin Thahir, juz 1 hal 135) RA(*)