Rabithah Alawiyah

Al-Habib Husain bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim Ba’alawi

Beliau adalah ayahanda dari dua tokoh agung sadah Baalawi yaitu Al-Habib Abdullah bin Husain bin Thahir (penulis Sulam Taufiq) dan Habib Thahir bin Husain bin Thahir (penulis Khutbah Thahiriyah).

Putra beliau, Habib Abdullah mengatakan: “Ayahku memiliki wibawa yang sangat besar.” Sehingga orang yang zalim segan dan tidak mampu untuk sekedar berjabat tangan dengan beliau, dan tidak sanggup menentang ucapan beliau sama sekali.

Di antara Kalam Habib Ahmad bin Umar bin Sumaith radhiyallahu anhu mengenai beliau: “ Manusia dijaga berdasarkan kadar niatnya. Tidak akan nampak keberkahan dalam keturunan atau selainnya kecuali dengan niat yang baik dari para orang tua mereka. Maka niatkan anak-anak kalian untuk berfokus mencari ilmu.  Al-Habib Husain bin Thahir bin Hasyim radhiyallahu anhu, beliau bepergian sendiri ke tanah Jawa tiga kali dan membiarkan anak-anaknya fokus mencari ilmu, sehingga anak-anak beliau saat ini menjadi tokoh zamannya.”

Habib Husain wafat di Masileh tanggal 12 Rajab tahun 1220 H dan dimakamkan di Tarim. Semoga Allah rahmati beliau sebagaimana rahmat yang diberikan kepada orang-orang istimewa. Dan mengumpulkan kita bersama beliau dengan rahmat-Nya di surga, aamiin ya robbal alamiin.