Rabithah Alawiyah

Hukum Membakar Al-Quran


Secara umum hukum membakar kertas al-Qur’an tergantung pada tujuannya. Jika membakar kertas al-Qur’an dengan maksud menghina atau melecehkan, maka hukumnya jelas haram bahkan dapat berakibat murtad (keluar dari Islam). Sedangkan jika bertujuan untuk menjaga al-Qur’an agar tidak tersia-siakan, misalnya kertas-kertas al-Qur’an yang berserakan yang jika dibiarkan akan terinjak-injak, maka untuk menjaga kehormatan al-Qur’an boleh dibakar. Khalifah Utsman bin Affan RA membakar beberapa naskah al-Qur’an setelah menghimpun mushaf Utsmani agar tidak terjadi lagi kesimpang-siuran mengenai bacaan a-Qqur’an yang tidak memiliki mata rantai yang bersambung kepada Rasulullah SAW sehingga dapat terjamin keasliannya.

Lihat: Tuhfatul Habib ‘ala Syarh al-khotib, juz,1. hlm. 372, Manahilul Irfan, juz. 1, hlm. 255