Rabithah Alawiyah

HUKUM TAJDIDUN NIKAH

Apakah Akad Nikah Sah Jika Tidak Jabat Tangan Wali Nikah

Pertanyaan:

Apakah boleh seorang suami istri akad lagi. Katanya orang biar tambah rejeki?

Jawaban :

Menurut mayoritas ulama, Hukum Tajdidun Nikah (memperbaharui akad nikah) adalah boleh, dan tidak merusak pernikahan sebelumnya. Sebab ini hanya sekedar ta’kid (pengukuhan) akad sebelumnya. Oleh sebab itu, jika dilakukan suami tidak wajib membayar mahar lagi.

Tetapi, lebih baik tidak melakukannya kecuali dengan tujuan kehati-hatian karena muncul keraguan terjadinya talak, seperti jika keduanya bertengkar sehingga suami ragu apakah ia mengucapkan sesuatu yang mungkin menjadi talak.

Selain keadaan ini, lebih baik tidak melakukan tajdidun nikah sebab sebagian ulama menyatakan tajdidun nikah bisa menjadi talak dan merusak akad sebelumnya. Sebagaimana dikatakan oleh Imam Al Aradabili dalam kitab Al-Anwar. Oleh sebab itu, untuk keluar dari perselisihan ulama, alangkah baiknya untuk tidak melakukan tajdidun nikah.

Referensi:

ﻗﺮﺓ ﺍﻟﻌﻴﻦ / 166-164 ﺣﻜﻢ ﺗﺠﺪﻳﺪ ﻋﻘﺪ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ ﺳﺆﺍﻝ : ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﺗﺠﺪﻳﺪ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ : ﺍﻧﻪ ﺍﺫﺍ ﻗﺼﺪ ﺍﻟﺘﺄﻛﻴﺪ ﻓﻼ ﺑﺄﺱ ﺑﻪ ﻟﻜﻦ ﺍﻷﻭﻟﻰ ﺗﺮﻛﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻋﻠﻢ

ﺳﺆﺍﻝ : ﻣﺎ ﻗﻮﻟﻜﻢ ﻓﻴﻤﻦ ﺟﺪﺩ ﻧﻜﺎﺣﻪ ﻓﻬﻞ ﻳﺠﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻭ ﻳﺴﻦ ﺍﻥ ﻳﻌﻄﻴﻬﺎ ﺍﻟﺼﺪﺍﻕ ﻣﺮﺓ ﺛﺎﻧﻴﺔ ﻟﺬﻛﺮﻩ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﻘﺪ ﺍﻟﺠﺪﻳﺪ ﺍﻭ ﻻ ﺳﻮﺍﺀ ﻃﻠﻘﻬﺎ ﺍﻟﺰﻭﺝ ﺑﻌﺪ ﺫﻟﻚ ﺍﻭ ﻻ ؟ ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ : ﻻ ﻳﺠﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻥ ﻳﺠﺪﺩ ﺻﺪﺍﻗﺎ ﻭﺗﺠﺪﻳﺪ ﺻﻴﻐﺔ ﻋﻘﺪ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ ﻓﺎﻧﻤﺎ ﻫﻲ ﻟﻠﺘﺄﻛﻴﺪ ﻭﺍﻷﻭﻟﻰ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ ﺍﻋﻠﻢ

الانوار الجزء الثانى ص 88

ولو عقد بالسر بألف وفى العلانية بألفين وهما متفقان على بقاء العقد الاول فالمهر الف-الى ان قال-ولو جدد رجل نكاح زوجته لزمه مهر اخر لانه اقرار بالفرقة وينتقص به الطلاق ويحتاج الى التحليل فى امرأة الثالثة اهـ