Rabithah Alawiyah

Rajab Bulan Istigfar

Rajab adalah bulan untuk istigfar, bulan untuk mensucikan diri dari dosa-dosa. Maka marilah Sucikan dosa-dosa dengan taubat nasuha di bulan ini, sehingga kelak kita memasuki Ramadhan dengan catatan amal yang bersih.  Makmurkan malam-malam Bulan Rajab untuk mendekatkan diri kepada Allah, terutama di malam pertama di bulan Rajab, malam di mana semua doa akan dikabulkan. Rasulullah ﷺ bersabda:

خَمْسُ لَيَالٍ لَا تُرَدُّ فِيهِنَّ الدُّعَاء؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَب، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِن شَعْبَان، وَلَيْلَةُ الْجُمْعَة، وَلَيْلَةُ الْفِطْر، وَلَيْلَةُ النَّحْر

Ada lima malam yang tidak akan ditolak doa yang dipanjatkan di dalamnya:  Malam pertama Bulan Rajab, Malam Nisfu Syakban, Malam Jumat, malam Idul Fitri dan malam Idul Adha. (HR Ibnu Asakir)

Di bulan Rajab, rahmat Allah ﷻ turun dengan deras bagi orang-orang yang bertaubat. Diriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda

رَجَبٌ شَهْرُ الله، وَشَعْبَانُ شَهْرِي، وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي

Rajab adalah bulan Allah, Syakban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan umatku (HR Dailami)

Dinamakan bulan Allah ﷻ karena Rajab merupakan bulan khusus untuk maghfirah Allah. Pada bulan ini pertumpahan darah dilarang, pada bulan ini pula Allah menerima taubat para nabi, dan menolong para wali-Nya menghadapi musuh mereka. Oleh sebab itu, para ulama menamai Rajab dengan Bulan Istigfar, mereka berkata:

رَجَبُ شَهْرُ الاْسْتِغْفَارِ ، وَشَعْبَانُ شَهْرُ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ الْمُخْتَارْ ، وَرَمَضَانُ شَهْرُ الْقُرْآنِ .

Rajab adalah bulan untuk beristigfar, Syakban adalah bulan untuk bershalawat kepada Nabi al Mukhtar, dan Ramadhan adalah Bulan untuk Al-Quran

Maka, perbanyaklah beristigfar sesuai kemampuan pada setiap saat dari Bulan Rajab, sebab kita tidak tahu kapan ampunan Allah ﷻ turun. Jika ucapan istigfar kita bertepatan dengan turunnya ampunan Allah ﷻ, maka sungguh semua dosa kita akan diampuni oleh Allah ﷻ. Imam Hasan al Bashri mengatakan:

أَكْثِرُوا مِنَ الْاِسْتِغْفَاِر فِي بُيُوتِكُمْ وَعَلَى مَوَائِدِكُمْ وَفِي طُرُقِكُمْ وَقِي أَسْوَاقِكُمْ وَفِي مَجَالِسِكُمْ أَيْنَمَا كُنْتُمْ فَإِنَّكُمْ مَا تَدْرُونَ مَتَى تَنْزِلُ الْمَغْفِرَةُ

Perbanyaklah beristigfar di rumah-rumah, di penjamuan-penjamuan, di jalan jalan, di pasar-pasar, di majlis-majlis, dan di mana saja kalian berada. Sebab kalian tidak tahu kapan ampunan Allah diturunkan.(HR Ibnu Abid Dunya)

Di antara istigfar di Bulan Rajab yang dianjurkan oleh para salaf adalah dengan membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيّ

Ya Tuhanku, Ampunilah aku, rahmatilah aku,  dan terimalah taubatku.

Dibaca tujuh puluh kali, Setiap pagi dan sore hari. Bacalah ini karena dikatakan bahwa siapa yang membacanya maka kulitnya tidak akan tersentuh api neraka.

Fadhilah Istigfar

Kelak di akhirat, setiap orang akan merasakan kesenangan luar biasa jika dalam catatan amalnya terdapat banyak istigfar. Nabi ﷺ  bersabda:

«طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي ‌صَحِيفَتِهِ ‌اسْتِغْفَارًا ‌كَثِيرًا»

Betapa beruntung orang yang mendapati banyak istigfar dalam catatan amalnya. (HR Ibnu Majah)

Jika anda berada dalam kesedihan dan kesulitan yang berat. Istigfar akan mendatangkan banyak kebaikan, dan menjadi sebab kemudahan segala urusan dan rizki. Rasulullah ﷻ bersabda:

«مَنِ ‌أكْثَرَ ‌مِنَ ‌الاسْتِغْفَارِ، جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ»

Siapa yang banyak beristigfar maka Allah akan berikan kelapangan dari setiap kesusahannya, jalan keluar dari setiap kesempitannya, serta rizki dari arah yang tidak ia duga. (HR Ahmad)

Maka perbanyaklah istigfar kapan saja dan di mana saja, terutama di bulan Rajab yang mulia ini. Semoga kita diberkahi di bulan Rajab dan Sya`ban, dan dipertemukan dengan bulan Ramadhan dalam keadaan terbaik. Aamiin. RA(*)