Rabithah Alawiyah

SEDIA DOA SEBELUM DATANG BALA

Banyak dari kita yang baru ingat untuk berdoa dan berdzikir kepada Allah ﷻ ketika sudah tertimpa bencana dan penyakit. Waktu kaya, sehat, dan lapang kita gunakan untuk berleha-leha, lupa kepada Allah ﷻ bahkan banyak yang larut dalam kemaksiatan. Setelah datang kesusahan barulah kita berdoa kepada Allah ﷻ. Padahal, seandainya saja kita selalu berdoa memohon kesehatan dan kelapangan saat sedang sehat dan lapang, bisa jadi doa kita itu akan membuat kita terhindar dari penyakit dan bencana. Nabi ﷺ pernah melewati sekelompok orang yang terkena penyakit lepra, maka Beliau ﷺ bersabda:

مَا كَانَ هَؤُلَاءِ يَسْأَلُونَ الْعَافِيَةَ

Mereka dahulu tidak pernah meminta keselamatan.(HR Thabrani)

Dalam hadits lain, Nabi ﷺ bersabda:

الدُّعَاءَ ‌يَرُدُّ ‌الْبَلَاءَ

Doa dapat menolak bala. (HR Abu Syaikh)

Doa Pelindung Dari Bala

Seorang yang terbiasa berdoa ketika senang dan sehat, maka kalaupun ia tertimpa musibah, maka doanya akan lebih mudah diijabah Allah ﷻ. Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُسْتَجَابَ لَهُ عِنْدَ الْكَرْبِ وَالشَّدَايِدِ فَلْيُكْثِرْ مِنَ الدُّعَاءِ فِي الرَّخَاءِ

Siapa yang ingin agar doanya diijabah saat susah dan mendapatkan banyak masalah, maka perbanyaklah berdoa ketika ia berada dalam kelapangan. (HR Thabrani)

Doa dan dzikir yang dipanjatkan saat berada dalam keadaan lapang bagaikan simpanan yang dapat menyelamatkannya ketika tertimpa musibah. Nabi ﷺ bersabda:

إِذَا ذَكَرَ الْعَبْدُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الرَّخَاءِ أَغَاثَهُ عِنْدَ الْبَلَاءِ

Jika seorang hamba mengingat Tuhannya saat ia berada dalam kelapangan, maka Dia akan menolongnya saat ia tertimpa musibah. (HR Thabrani)

Diceritakan mengenai Nabi Yunus alaihissalam. Bahwa saat beliau ditelan ikan Hut, beliau berdoa memohon keselamatan kepada Allah ﷻ dari dalam perut ikan. Beliau mengucapkan dzikir :

 اللَّهُمَّ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Ya Allah, tiada tuhan selain Engkau, Maha suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang yang berbuat aniaya.

Dzikir beliau terdengar sampai ke Arsy, para malaikat sudah tidak asing dengan suara beliau. Mereka bertanya:

يَا رَبِّ هَذَا صَوْتُ ضَعِيفٍ مَعْرُوفٍ مِنْ بِلَادٍ غَرِيبَةٍ

Wahai Tuhan, suara lemah ini tidak asing tetapi terdengar berasal dari tempat yang asing.

Allah ﷻ bertanya pada mereka, “Apakah kalian tidak mengenalnya?”

Malaikat bertanya. “Siapakah ia, Wahai Tuhan kami?”

Allah ﷻ menjawab, “Ia adalah hamba-Ku, Yunus.”

Malaikat terheran dan bertanya. “Hamba-Mu Yunus, yang senantiasa diangkat amal-amalnya yang diterima serta doanya yang mustajab?”

“Benar,”

Malaikat Memohon, “Ya Tuhan kami, tidakkah Engkau rahmati perbuatannya yang dilakukan ketika lapang, sehingga engkau selamatkan ia dari Bala.?”

Maka Allah ﷻ pun menyelamatkannya dan mengeluarkannya dari perut ikan, serta menempatkannya di Ara.

Maka perbanyaklah berdoa memohon keselamatan, kesehatan, dan kebaikan semasa kita dalam keadaan lapang, sebagai simpanan dan perlindungan ketika kita berada dalam kesulitan. Nabi ﷺ bersabda:

حَصِّنُوا أَمْوَالَكُمْ بِالزَّكَاةِ، وَدَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ، وَأَعِدُّوا لِلْبَلَاءِ الدُّعَاءَ»

Lindungi harta-harta kalian dengan zakat. Obati orang sakit kalian dengan sedekah. Dan persiapkanlah doa untuk menghadapi bala. (HR Thabrani). RA(*)