Posted on 07 January 2026
Rasulullah ﷺ bersabda:
اَلْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
Seseorang itu berada di atas agama (jalan hidup) sahabat karibnya. Maka hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan dengan siapa ia bersahabat. (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi)
Jika Anda mencari teman atau sahabat, maka perhatikanlah lima sifat utama yang seharusnya ada padanya:
1. Berakal sehat
Tidak ada baiknya dalam bersahabat dengan orang bodoh, yaitu orang yang tidak mampu memperhatikan kebaikan dirinya sendiri. Orang yang tidak mampu memberikan kebaikan pada dirinya, bagaimana mungkin dapat memberikan kebaikan kepada sahabatnya.
2. Berakhlak mulia
3. Saleh dan bertakwa
4. Beradab dalam menuntut dan menyampaikan ilmu
5. Zuhud terhadap dunia
Apabila kelima sifat ini terkumpul pada diri seorang sahabat, maka jangan lepaskan ia dan perlakukan ia dengan sebaik-baiknya. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا اصْطَحَبَ اثْنَانِ قَطُّ إِلَّا كَانَ أَحَبَّهُمَا إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَرْفَقَهُمَا بِصَاحِبِهِ
Tidaklah dua orang bersahabat melainkan yang paling dicintai Allah ﷻ di antara keduanya adalah yang paling lembut dan penuh perhatian terhadap sahabatnya.
Syarat-syarat dalam Persahabatan
Di antara adab dan syarat persahabatan yang harus dijaga adalah sebagai berikut:
Demikian adab persahabatan Islami semoga kita dapat mengamalkan semuanya. Aamiin ya robbal alamiin. RA(*)
*Sumber: Mabadius Suluk, karya Al-Habib Abubakar bin Ali Al-Masyhur.