Posted on 02 May 2026
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ النَّاطِقِ فِي كُلِّ بَائِنٍ أَثَرُهُ * اَلسَّابِقِ بِكُلِّ كَائِنٍ قَدَرُهُ * اَلدَّالَّةِ عَلَيْهِ صَنَائِعُهُ * اَلدَّاعِيَةِ إِلَيْهِ بَدَائِعُهُ* الَّذِي جَلَّ أَنْ يُّوْصَفَ بِتَكْيِيْفٍ * وَتَعَالَى أَنْ يُنْعَتَ بِتَأْلِيْفٍ* بَلْ هُوَ اللّٰهُ سُبْحَانَهُ الْمُتَعَرِّفُ قَبْلَ حُرُوْفِ التَّعْرِيْفِ * اَلْمُتَصَرِّفُ قَبْلَ عِلَلِ التَّصْرِيْفِ * اَلْمُحْسِنُ الْبَرُّ الّلَطِيْفُ * اَلْحَكَمُ اْلعَدْلُ الَّذِي لَا يَحِيْفُ * أَحْمَدُهُ وَاْلحَمْدُ مِنْ نِعَمِهِ* وَأُعَوِّلُ فِي الْقَبُوْلِ عَلَى كَرَمِهِ * وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ * شَهَادَةَ مَنْ أَوْجَدَهُ بَعْدَ عَدَمِهِ * وَامْتَزَجَ تَوْحِيْدُهُ بِلَحْمِهِ وَدَمِهِ * وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ * أَرْسَلَهُ عِنْدَ تَلَاطُمِ أَمْوَاجِ الضَّلَالِ * وَتَزَاحُمِ أَفْوَاجِ الْمَحَالِ * وَخَلَلِ طُرُقَاتِ الْحَلَالِ * وَدُوَلِ غَلَبَاتِ الرِّجَالِ * فَشَمَّرَ فِي اللّٰهِ بِالْقَوْلِ وَالْفِعَالِ * وَأَدَالَ بِسَيْفِهِ لِلْحَقِّ الْمُذَالِ * وَآلَ بِهِ الْبَاطِلُ وَأَهْلُهُ شَرَّ مَاٰلٍ * صَلَّى اللّٰهُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ خَيْرِ آلٍ * صَلٰوةً دَائِمَةً عَلَى مَمَرِّ الشُّهُوْرِ وَاْلأَحْوَالِ *
أَمَّا بَعْدُ, عباد الله أُوْصِيكُمْ وَنَفْسيْ بِتَقْوَى اللهِ, اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
الِاقْتِصَادُ فِي النَّفَقَةِ نِصْفُ الْمَعِيشَةِ، وَالتَّوَدُّدُ إِلَى النَّاسِ نِصْفُ الْعَقْلِ، وَحُسْنُ السُّؤَالِ نِصْفُ الْعِلْم
Sederhana dalam pengeluaran adalah separuh dari mata pencaharian, bersikap ramah kepada sesama manusia adalah separuh akal, dan bertanya dengan baik adalah separuh ilmu. (HR Thabrani)
Betapa benar sabda Nabi ﷺ ini, dengan gaya hidup sederhana manusia dapat menyelesaikan separuh dari seluruh permasalahan ekonominya. Kesederhanaan adalah salah satu kunci keselamatan hidup dunia dan akhirat, sebagaimana berlebihan dan memperturutkan hawa nafsu adalah salah satu pintu menuju kebinasaan. Nabi ﷺ bersabda:
ثَلَاثٌ مُنْجِيَاتٌ، وَثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ. فَأَمَّا الْمُنْجِيَاتُ: فَتَقْوَى اللهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ، وَالْقَوْلُ بِالْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالسَّخَطِ، وَالْقَصْدُ فِي الْغِنَى وَالْفَقْرِ. وَأَمَّا الْمُهْلِكَاتُ: فَهَوًى مُتَّبَعٌ، وَشُحٌّ مُطَاعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ، وَهِيَ أَشَدُّهُنَّ
Ada tiga hal yang yang dapat menyelamatkan manusia dan tiga hal yang dapat membinasakannya. Yang dapat menyelamatkan adalah bertakwa kepada Allah saat sendiri maupun dalam keramaian, berkata benar di saat senang maupun marah, dan hidup sederhana saat kaya maupun miskin. Sedangkan yang dapat membinasakan adalah hawa nafsu yang diikuti, sifat kikir yang dituruti, serta bangga atas diri sendiri. Itulah yang paling berbahaya. (HR Baihaqi)
Nabi ﷺ merupakan teladan agung dalam kesederhanaan, walaupun seluruh negeri arab berada dalam kuasanya, namun beliau tetap tinggal di rumah sederhana tanpa perabotan mewah, yang langit-langitnya begitu dekat hingga bisa diraih tangan orang dewasa, beliau memakan yang ada, mengurus diri sendiri dan tidak meminta dilayani oleh siapapun walau pun istrinya sendiri. Pernah suatu saat Nabi ﷺ tidur di atas tikar kasar sehingga membekas di kulit beliau. Melihat ini Sayidina Umar menangis karena membandingkan kesederhanaan Nabi ﷺ dan kemewahan raja persia dan kaisar Romawi, maka Nabi ﷺ bersabda :
يَا ابْنَ الخطَابِ، أَلا تَرْضَى أَنْ تَكُونَ لَنَا الآخرَةُ وَلَهُمُ الدُّنْيَا؟
Wahai putra Al-Khattab, tidakkah engkau rela jika akhirat menjadi bagian kita, dan dunia menjadi bagian mereka?(HR Muslim)
Demikianlah semestinya yang kita lakukan saudara, hiduplah sederhana sesuai dengan kemampuan agar hati kita selalu tenang dan jauh dari berbagai kesulitan. Jangan hidup dengan memperturutkan keinginan hawa nafsu dan gengsi, karena karena keinginan manusia tidak pernah bertepi. Nabi ﷺ bersabda:
لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ، لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا
Seandainya anak Adam memiliki dua lembah harta, niscaya ia akan mencari lembah yang ketiga..(HR Bukhari dan Muslim)
Sedikit harta cukup untuk kebutuhan, tetapi dunia beserta seluruh isinya tidak akan pernah cukup memenuhi keinginan dan hasrat manusia.
Perhatikan fenomena yang terjadi di masa kini. Banyak orang terjerat utang riba dan pinjaman online hanya karena memaksakan gaya hidup di luar kemampuan. Demi terlihat hebat di hadapan manusia, demi menjaga gengsi, mereka berani berutang untuk membeli pakaian model terbaru, HP yang mahal, atau kendaraan yang tidak ia butuhkan. Padahal berutang untuk hal yang tidak perlu adalah pintu kesengsaraan. Nabi ﷺ bersabda:
إِيَّاكُمْ وَالدَّيْنَ فَإِنَّهُ هُمٌّ بِاللَّيْلِ وَمَذَلَّةٌ بِالنَّهَارِ
Jauhilah utang, karena ia akan menjadi kegelisahan di malam hari dan kehinaan di siang hari.(HR Baihaqi)
Demikianlah keadaan orang yang terjerat utang. Hatinya tidak tenang siang dan malam. Rasulullah ﷺ juga sering berlindung dari utang. Ketika ditanya tentang hal itu, beliau bersabda:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ، وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ
Sesungguhnya seseorang apabila berutang, ia berbicara lalu berdusta, dan berjanji lalu mengingkari. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Pinjaman online dan utang riba telah menjerumuskan banyak orang ke dalam dosa dan kejahatan. Ketika utang menumpuk dan tak mampu dibayar, banyak yang menjadi gelap mata dan berputus asa: ada yang mengakhiri hidupnya, ada yang menipu, mencuri, bahkan menumpahkan darah karena utang. la haula wala quwwata Illa billah.
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah
Di zaman ini, utang riba telah merata di berbagai penjuru. Iklan-iklan pinjaman online tersebar luas, mengajak manusia hidup di luar batas kemampuan, menawarkan kesenangan sesaat, namun menimbulkan penyesalan panjang di dunia dan akhirat. Di dunia, utang akan menjadi beban yang membuat gelisah siang dan malam. Sedangkan di akhirat, utang dapat menjadi penghalang menuju surga. Nabi ﷺ bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَوْ أَنَّ رَجُلًا قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ أُحْيِيَ، ثُمَّ قُتِلَ، ثُمَّ أُحْيِيَ، ثُمَّ قُتِلَ، وَعَلَيْهِ دَيْنٌ، مَا دَخَلَ الْجَنَّةَ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ دَيْنُهُ
Demi Dia (Allah) yang jiwaku berada dalam kuasa-Nya, seandainya seseorang terbunuh di jalan Allah, kemudian dihidupkan kembali, lalu terbunuh lagi, kemudian dihidupkan kembali, lalu terbunuh lagi, sementara ia memiliki utang, maka ia tidak akan masuk surga hingga utangnya dilunasi. (HR. An-Nasa’i)
Bahkan Nabi ﷺ pernah menolak menshalati seorang sahabat yang masih memiliki utang dua dinar, hingga ada yang menanggungnya. Ini menunjukkan betapa beratnya urusan utang. Terlebih lagi jika utang itu disertai riba. Dosa riba jauh lebih besar dan dahsyat di dunia maupun di akhirat. Nabi ﷺ bersabda:
الرِّبَا سَبْعُونَ حُوبًا، أَيْسَرُهَا أَنْ يَنْكِحَ الرَّجُلُ أُمَّهُ
Riba memiliki tujuh puluh dosa, yang paling ringan seperti seseorang menzinahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah)
Riba demikian busuk sehingga Nabi ﷺ melaknat semua orang yang terlibat di dalamnya, baik yang berhutang riba, yang mengutangi, saksi, maupun pencatatnya. Riba adalah pintu menuju penyesalan dan kerugian besar di dunia maupun di akhirat, tidaklah seorang terjerumus ke dalam riba, kecuali hartanya akan selalu berkurang keberkahannya. Nabi ﷺ bersabda:
مَا أَحَدٌ أَكْثَرَ مِنَ الرِّبَا إِلَّا كَانَ عَاقِبَةُ أَمْرِهِ إِلَى قِلَّة
Tidaklah seseorang memperbanyak riba, melainkan akibat akhirnya akan berujung pada kekurangan. (HR Ibnu Majah)
Maka jika anda ingin hidup tenang di dunia maupun di akhirat, jauhilah utang sebisa mungkin terlebih utang yang mengandung riba.
Jangan pernah berhutang kecuali dalam keadaan mendesak dan berusahalah dengan keras untuk membayar utang, sebab siapa yang berutang dengan niat mengembalikan maka Allah ﷻ akan bantu untuk melunasinya, tapi siapa yang berutang dengan niat tidak mengembalikannya, maka Allah ﷻ akan memporak-pondakan hidupnya. Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ، وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلَافَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ
Barangsiapa mengambil harta manusia dengan niat ingin mengembalikannya, maka Allah akan menunaikannya untuknya. Dan barangsiapa mengambilnya dengan niat merusaknya, maka Allah akan membinasakannya.(HR. Bukhari)
Semoga kita semua mampu meneladani kesederhanaan Nabi ﷺ, serta dijauhkan dari jeratan riba, gaya hidup berlebihan, dan utang yang memberatkan. Semoga Allah segera melunasi utang-utang kita dengan jalan yang terbaik, agar kita bisa menjalani hidup dengan lebih tenang, lapang, dan penuh keberkahan. Aamiin ya robbal alamiin.
إِنَّ أَشْفَى الْأَدْوَاءِ لِدَاءِ الضَّمَائِرِ * وَأَجْلَى الْجَلَاءِ لِصَدَاءِ الْبَصَائِرِ * كَلَامُ الْعَالِمِ بِخَفِيَّاتِ السَّرَائِرِ * أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم ﴿يَابَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ﴾
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِوَالِدِيْكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْن فَاسْتَغْفِرُوْه إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَحِيْم
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْداً كَثِيْراً كَمَا أَمَر* وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَاماً لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ* وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَر* اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مَصَابِيْحِ الْغُرَر*
أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيكُمْ وَنَفْسيْ بِتَقْوَى اللهِ* عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى مِنْ سِمَاعِ اللَّغْوِ وَفُضُوْلِ الْخَبَر* وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَاكُمْ عَنْهُ وَزَجَر* وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِه* وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِه* وَثَلَّثَ بِكُمْ أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِنْ بَرِيَّةِ جِنِّهِ وَإِنْسِه* فَقَالَ تَعَالَى مُخْبِراً وَآمِرَا* إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا آيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ إِمَامِ الْحَرَمَيْنِ وَصَاحِبِ الْهِجْرَتَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الرَّاجُوْنَ مِنْهُ شَفَاعَةً صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّد* نُوْرِ الْقَلْبِ وَقُرَّةِ الْعَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الْمُشْتَاقُوْنَ إِلَى رُؤْيَا جَمَالِهِ صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّ الرَّحْمَة* وَشَفِيْعِ الْأُمَّة* عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ وَضَمَّه* وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ نَصَرَهُ فِيْ كُلِّ مُهِمَّة* خُصُوْصاً مِنْهُمْ ذِي الْأَصْلِ الْعَرِيْق* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيْق* وَعَلَى الزَّاهِدِ الْأَوَّاب* اَلنَّاطِقِ بِالصَّوَاب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّاب* وَعَلَى جَامِعِ الْقُرْآن* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عُثْمَانَ بْنِ عَفَّان* وَعَلَى أَسَدِ اللهِ الْغَالِب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِب* وَعَلَى وَلَدَيْهِ السَّيِّدَيْنِ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنِ وَأَبِيْ عَبْدِ اللهِ الْحُسَيْن* وَعَلَى أُمِّهِمَا الزَّهْرَاءِ الْبَتُوْلِ بِنْتِ الرَّسُوْل* وَعَلَى عَمَّيْهِ الْمُعَظَّمَيْنِ عِنْدَ اللهِ وَالنَّاس* الْمُطَهَّرَيْنِ مِنَ الْدَنَسِ وَالْأَرْجَاس* أَبِيْ عَمَارَةَ حَمْزَةَ وَأِبْي الْفَضْلِ الْعَبَّاس* وَعَلَى بَقِيَّةِ الْعَشَرَةِ الْمُبَشَّرَة* الَّذِيْنَ بَايَعُوْهُ تَحْتَ الشَّجَرَة* طَلْحَةَ الْفَيَّاضِ وَالْحَوَارِي الزُّبَيْر* وَسَعْدِ الْهُدَى وَسَعِيْدِ الْخَيْر* وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ الزَّكِيِّ الشَّاكِر* وَأَبِيْ عُبَيْدَةَ الزَّاهِدِ الزَّاهِر* رِضْوَانُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن*
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* رَبَّنَا إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات* يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّات* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِين* وَاخْذُلِ الْكَفَرَةَ وَالْمُبْتَدِعَةَ وَالْمُشْرِكِيْن* اَللّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ* اَللَّهُمَّ مَزِّقْ جَمْعَهُمْ* اَللّهُمَّ دَمِّرْ دِيَارَهُمْ* اَللّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاجْعَلِ اللّهُمَّ بَلْدَتَنَا هَذِهِ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً وَسَائِرَ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْن* وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السِّتْرَ وَالسَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْن* فِي بَرِّكَ وَبَحْرِكَ وَجَوِّكَ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ أَجْمَعِيْن* وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمِ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْقَحْطَ وَالْغَلَاءَ وَالْجَوْرَ وَالْفِتَنَ وَالْوَبَاءَ وَسَائِرَ أَنْوَاعِ الْبَلَاءِ* مِنْ بَلَدِنَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً* اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا شَرَّ الطَّاغِيْنَ وَالْبَاغِيْنَ وَالظَّالِمِيْنَ وَالْمُعْتَدِيْنَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ* عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَة* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الآيِسِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَأْخُذْنَا بِالسِّنِيْن* اللّهُمَّ اسْقِنَا وَأَغِثْنَا يَا أَرْحَمَ ا لرَاحِمِيْن* رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار* عِبَادَ الله* {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ} وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْم يَذْكُرْكُمْ* وَاشْكُرُوا لَهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ* وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْلَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ