KHUTBAH JUMAT : SELAMATKAN KELUARGA KITA DARI API NERAKA

Posted on 12 December 2024


Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمُؤَمَّلِ لِكَشْفِ الشَّدَائِدِ * اَلْمُتَفَضِّلِ بِتُحْفِ النِّعَمِ وَاْلفَوَائِدِ * اَلْمَحْمُوْدِ بِأَجَلِّ الْمَحَامِدِ * اَلصَمَدِ الْمَلِكِ الْوَاحِدِ* اَلرَّبِّ الَّذِي لَا تُدْرِكُهُ الشَوَاهِدِ * وَلَا تَحْوِيْهِ الْمَشَاهِدُ* الْمُبْتَدِءِ بِحَمْدِ نَفْسِهِ قَبْلَ أَنْ يَّحْمَدَهُ حَامِدٌ * اَلَّذِي أَكْرَمَنَا بِتَوْحِيْدِه * وَجَعَلَنَا مِنْ خَيْرِ عَبِيْدِه * وَأَنْعَمَ عَلَيْنَا بِتَوْفِيْقِهِ وَتَسْدِيْدِه * أَحْمَدُهُ حَمْدًا قَاضِيًا لِحَقِّه * ضَامِنًا لِّرِزْقِه * وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه * كَلِمَةً أُوْمِنُ بِهَا إِقْرَارًا * وَأَشْهَدُ بِهَا إِعْلَانًا وَإِسْرَارًا * وَأَشْهَدُ أَنَ مُحَمَّدًا عَبْدُه الْقَائِمُ بِحُجَّتِه * وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إِلٰى مَحَجَّتِه * أَرْسَلَهُ إِلٰى أَهْلِ خُلْفٍ وَشَتَاتٍ * وَإِحَنٍ وَتِرَاتٍ * فَدَعَاهُمْ بِأَوْضَحِ الْبَيِّنَاتِ * وَجَلَا عَنْ قُلُوْبِهِمْ صَدَاءَ الشُّبُهَاتِ * وَأَرَاهُمْ مُعْجِزَاتِ الْآيَاتِ * صَلَّى اللّٰهُ وسَلَّمَ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ أَفْضَلَ الصَّلَوَاتِ * وَحَيَّاهُمْ بِأَطْيَبِ التَّحِيَّاتِ * وَرَفَعَ لِلْمُهَاجِرِيْنَ وَاْلأَنْصَارِ أَرْفَعَ الدَّرَجَاتِ *

أَمَّا بَعْدُ, فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ  وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ ‌وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ع

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. (QS At-Tahrim: 6)

Selamatkan diri kita dari api neraka dengan melakukan kebaikan yang kita mampu. Bahkan, seandainya kita tidak memiliki harta sedikit pun selain sebutir kurma. Berusahalah untuk menjaga diri kita dari api neraka walau hanya dengan separuh kurma itu. Nabi bersabda:

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ ‌بِشِقِّ ‌تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

Jagalah diri kalian dari api neraka walau hanya dengan separuh kurma. Siapa yang tidak mendapatinya, maka dengan kata-kata yang baik. (HR Bukhari-Muslim)

Selamatkanlah pula keluarga kita dari api neraka. Berilah istri dan anak-anak kita pendidikan Islam yang benar. Ajarkan tata cara shalat, zakat, berpuasa, berdoa, membaca Al-Quran sejak dini. Jangan sampai yang pertama kali dikenal oleh anak-anak kita adalah nama-nama artis dan lagu-lagu kaum fasik. Akan tetapi, kenalkan mereka kepada para nabi, para malaikat, para sahabat, dan orang-orang mulia. Ajarkan pula mereka untuk menghindari semua jenis dosa, baik yang kecil maupun yang besar. Ketahuilah bahwa tidak ada dosa yang lebih besar bagi seorang lelaki melebihi kebodohan keluarganya dalam ilmu agama. Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Ghazali membawakan sebuah riwayat:

إِنَّ أَوَّلَ مَا يَتَعَلَّقُ بِالرَّجُلِ فِي الْقِيَامَةِ أَهْلُهُ وَوَلَدُهُ فَيُوقِفُونَهُ بَيْنَ يَدَي اللهِ تَعَالَى وَيَقُولُونَ يَا رَبَّنَا خُذْ لَنَا بِحَقِّنَا مِنْهُ فَإِنَّهُ مَا ‌عَلَّمَنَا ‌مَا ‌نَجْهَلُ وَكَانَ يُطْعِمُنَا الْحَرَامَ وَنَحْنُ لَا نَعْلَمُ فَيُقْتَصُّ لَهُمْ مِنْهُ

Orang pertama yang menuntut seorang lelaki pada hari kiamat adalah keluarga dan anaknya. Mereka mengadukannya ke hadapan Allah dan berkata: “Ya Tuhan kami, berikanlah hak kami darinya. Sebab ia tidak mengajarkan kepada kami apa yang tidak kami ketahui, dan memberikan kepada kami makanan yang haram sedangkan kami tidak tahu.” Lantas ia pun dihukum karena mereka.

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah

Tanamkanlah sifat malu dan menjaga kehormatan dalam jiwa istri dan putri-putri kita. Jangan biarkan mereka keluar rumah atau berkomunikasi dengan yang bukan mahram tanpa ada keperluan yang mendesak. Kalaupun ada keperluan mendesak, ajarkan mereka agar menutup aurat, berbicara seperlunya dengan nada yang tegas, tidak dengan nada lemah lembut sebab itu dapat mengundang keinginan buruk di hati lelaki. Jangan anda kira ini adalah ajaran ekstrem, justru inilah yang diperintahkan Allah kepada istri-istri Nabi , wanita yang paling dapat menjaga kehormatan diri. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

يَانِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا ‌تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا (٣٢) وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik. dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu. (QS Al-Ahzab: 32-33)

Demikianlah yang diajarkan oleh Allah kepada istri-istri Nabi ketika berbicara dengan orang lain. Padahal lelaki di masa itu adalah para sahabat yang merupakan generasi terbaik umat Islam. Maka tentunya wanita di zaman ini harus lebih berhati-hati, sebab yang mereka hadapi adalah para lelaki yang memiliki derajat jauh di bawah sahabat nabi. Terlebih di zaman ini, zaman di mana media sosial dapat diakses siapa saja. Jangan biarkan istri dan putri-putri kita memasang foto diri di media sosial, sebab itu dapat menimbulkan fitnah.

Di zaman ini banyak lelaki bodoh yang justru bangga ketika istri dan anaknya dilihat dan dikagumi lelaki bukan mahram. la haula wala Quwata Illa billah. Ini penyakit Dayuts saudara. Dosa yang sangat besar hingga sehingga surga diharamkan bagi seorang dayuts. Nabi bersabda:

ثلاثةٌ قد حَرّمَ اللهُ - تَبَارَكَ وَتَعَالَى - عليهم الجنةَ : مُدْمِنُ الخمر ، والعاقّ ، والدّيّوثُ الذي يُقِرُّ في أَهْلِهِ الخُبْثَ.

Ada tiga golongan yang Allah haramkan surga untuk mereka, yaitu: Pecandu minuman keras, anak durhaka dan lelaki dayuts yang membiarkan keluarganya berbuat keji.(HR Ahmad)

Tahukah anda apa itu dayuts? Dayuts adalah diam dan tidak cemburu ketika istri atau keluarganya melakukan hal buruk. Sifat cemburu pada tempatnya merupakan sifat kesempurnaan. Semakin cemburu seseorang menjaga harga diri keluarganya maka semakin sempurna akalnya. Oleh sebab itu Nabi bersabda:

إِنِّي لَغَيُورٌ، وَاللَّهُ ‌أَغْيَرُ ‌مِنِّي، وَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ مِنْ عِبَادِهِ الْغَيُورَ

Sesungguhnya aku adalah pencemburu. Dan Allah lebih pencemburu dariku. Dan Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang pencemburu. (HR Thabrani)

Hanya orang bodoh saya yang membiarkan istri dan anak wanitanya memajang foto dirinya di media sosial  untuk dipandang oleh mata-mata orang kafir dan fasik dengan penuh nafsu, atau membiarkan mereka keluar berdesak-desakan dengan para lelaki. Sahabat Ali bin Abi Thalib ra berkata ketika melihat banyak wanita yang pergi ke pasar:

‌أَمَا ‌تَغَارُونَ ‌أَنْ ‌تَخْرُجَ ‌نِسَاؤُكُمْ؟ فَإِنَّهُ بَلَغَنِي أَنَّ نِسَاءَكُمْ يَخْرُجْنَ فِي الْأَسْوَاقِ يُزَاحِمْنَ الْعُلُوجَ

Apakah kalian tidak cemburu jika istri-istri kalian keluar? Karena aku mendengar bahwa mereka ke pasar-pasar dan berdesakan dengan para budak lelaki. (HR Ahmad)

Maka berhati-hatilah saudara. Jagalah diri kita dan keluarga kita, jangan sampai mereka melakukan hal-hal yang menjerumuskan ke dalam api neraka. Jangan pedulikan jika kita dikatakan kolot, kuno, ekstrem atau  tradisional karena menjalankan ajaran Islam dengan benar. Sebab memang agama ini dimulai dalam keadaan asing, dan akan kembali terdengar asing. Nabi bersabda:

إِنَّ الدِّينَ بَدَأَ غَرِيبًا وَيَرْجِعُ غَرِيبًا، فَطُوبَى ‌لِلْغُرَبَاءِ ‌الَّذِينَ يُصْلِحُونَ مَا أَفْسَدَ النَّاسُ مِنْ بَعْدِي مِنْ سُنَّتِي»

Sesungguhnya agama ini dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing. Maka beruntunglah orang-orang asing, yaitu mereka yang memperbaiki sunahku/ajaranku  yang telah dirusak oleh manusia sepeninggalanku. (HR Turmudzi)

Dalam hadits lain, Nabi bersabda:

يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ ‌كَالقَابِضِ ‌عَلَى الجَمْرِ

Akan datang kepada manusia masa di mana orang yang sabar berpegang teguh dengan agamanya seperti seorang yang menggenggam bara api. (HR Turmudzi)

Semoga kita dan keluarga kita dijauhkan dari sebab-sebab yang menjerumuskan ke dalam neraka, dan selalu diberikan taufiq dan kekuatan untuk selalu berjalan di jalan penghuni surga, aamiin ya rabbal alamiin.

إِنَّ أَحْسَنَ مَا ثَبَتَ فِي الطُّرُوْسِ * وَأَبْقٰى مَا ذَهَبَ بِالطُّمُوْسِ * وَأَبْلَغَ مَا وَقَعَ فِي النُّفُوْسِ * كَلَامُ اللّٰهِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ* أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم ﴿يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ‌قُوا ‌أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ﴾ [التحريم: 6] 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ* وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ* أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِوَالِدِيْكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْن فَاسْتَغْفِرُوْه إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَحِيْم

 

 

الخطبة الثانية

اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْداً كَثِيْراً كَمَا أَمَر* وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَاماً لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ* وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَر* اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مَصَابِيْحِ الْغُرَر*

أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيكُمْ وَنَفْسيْ بِتَقْوَى اللهِ* عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى مِنْ سِمَاعِ اللَّغْوِ وَفُضُوْلِ الْخَبَر* وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَاكُمْ عَنْهُ وَزَجَر* وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِه* وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِه* وَثَلَّثَ بِكُمْ أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِنْ بَرِيَّةِ جِنِّهِ وَإِنْسِه* فَقَالَ تَعَالَى مُخْبِراً وَآمِرَا* إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا آيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ إِمَامِ الْحَرَمَيْنِ وَصَاحِبِ الْهِجْرَتَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الرَّاجُوْنَ مِنْهُ شَفَاعَةً صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّد* نُوْرِ الْقَلْبِ وَقُرَّةِ الْعَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الْمُشْتَاقُوْنَ إِلَى رُؤْيَا جَمَالِهِ صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّ الرَّحْمَة* وَشَفِيْعِ الْأُمَّة* عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ وَضَمَّه* وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ نَصَرَهُ فِيْ كُلِّ مُهِمَّة* خُصُوْصاً مِنْهُمْ ذِي الْأَصْلِ الْعَرِيْق* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيْق* وَعَلَى الزَّاهِدِ الْأَوَّاب* اَلنَّاطِقِ بِالصَّوَاب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّاب* وَعَلَى جَامِعِ الْقُرْآن* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عُثْمَانَ بْنِ عَفَّان* وَعَلَى أَسَدِ اللهِ الْغَالِب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِب* وَعَلَى وَلَدَيْهِ السَّيِّدَيْنِ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنِ وَأَبِيْ عَبْدِ اللهِ الْحُسَيْن* وَعَلَى أُمِّهِمَا الزَّهْرَاءِ الْبَتُوْلِ بِنْتِ الرَّسُوْل* وَعَلَى عَمَّيْهِ الْمُعَظَّمَيْنِ عِنْدَ اللهِ وَالنَّاس* الْمُطَهَّرَيْنِ مِنَ الْدَنَسِ وَالْأَرْجَاس* أَبِيْ عَمَارَةَ حَمْزَةَ وَأِبْي الْفَضْلِ الْعَبَّاس* وَعَلَى بَقِيَّةِ الْعَشَرَةِ الْمُبَشَّرَة* الَّذِيْنَ بَايَعُوْهُ تَحْتَ الشَّجَرَة* طَلْحَةَ الْفَيَّاضِ وَالْحَوَارِي الزُّبَيْر* وَسَعْدِ الْهُدَى وَسَعِيْدِ الْخَيْر* وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ الزَّكِيِّ الشَّاكِر* وَأَبِيْ عُبَيْدَةَ الزَّاهِدِ الزَّاهِر* رِضْوَانُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن*

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* رَبَّنَا إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات* يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّات* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِين* وَاخْذُلِ الْكَفَرَةَ وَالْمُبْتَدِعَةَ وَالْمُشْرِكِيْن* اَللّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ* اَللَّهُمَّ  مَزِّقْ جَمْعَهُمْ* اَللّهُمَّ دَمِّرْ دِيَارَهُمْ* اَللّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاجْعَلِ اللّهُمَّ بَلْدَتَنَا هَذِهِ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً وَسَائِرَ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْن* وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السِّتْرَ وَالسَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْن* فِي بَرِّكَ وَبَحْرِكَ وَجَوِّكَ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ أَجْمَعِيْن* وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمِ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْقَحْطَ وَالْغَلَاءَ وَالْجَوْرَ وَالْفِتَنَ وَالْوَبَاءَ وَسَائِرَ أَنْوَاعِ الْبَلَاءِ* مِنْ بَلَدِنَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً* اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا شَرَّ الطَّاغِيْنَ وَالْبَاغِيْنَ وَالظَّالِمِيْنَ وَالْمُعْتَدِيْنَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ* عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَة* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الآيِسِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَأْخُذْنَا بِالسِّنِيْن* اللّهُمَّ اسْقِنَا وَأَغِثْنَا يَا أَرْحَمَ ا لرَاحِمِيْن* رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار* عِبَادَ الله* {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ} وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْم يَذْكُرْكُمْ* وَاشْكُرُوا لَهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ* وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْلَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

 


Download PDF artikel ini: