Penghuni Surga dan Keadaan Mereka

Posted on 04 October 2026



Jumlah Umat yang Memasuki Surga

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ يَكُونَ مَنْ يَتَّبِعُنِي مِنْ أُمَّتِي رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ

“Sesungguhnya aku berharap bahwa seperempat penghuni surga berasal dari umatku yang mengikutiku.”

Maka kami pun bertakbir. Kemudian beliau ﷺ bersabda:

أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ النَّاسِ

“Aku berharap kalian menjadi sepertiga dari seluruh manusia.”

Kami pun kembali bertakbir. Kemudian beliau ﷺ bersabda:

إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا الشَّطْرَ

“Sesungguhnya aku berharap kalian menjadi separuh dari mereka.”

Disebutkan pula bahwa penghuni surga terdiri atas seratus dua puluh barisan. Delapan puluh barisan di antaranya berasal dari umat ini, sedangkan empat puluh barisan lainnya berasal dari umat-umat yang lain.

Sifat-Sifat Penghuni Surga

Di antara penghuni surga terdapat orang-orang yang hati mereka seperti hati burung. Al-Qurthubi menjelaskan bahwa ungkapan tersebut memiliki dua kemungkinan makna.

Pertama, hati mereka seperti hati burung dalam hal rasa takut dan kehati-hatian, karena burung termasuk makhluk yang sangat takut dan waspada.

Kedua, hati mereka seperti hati burung dalam hal kelembutan dan kerentanan hati, sebagaimana disebutkan tentang penduduk Yaman bahwa hati mereka lebih lembut dan perasaan mereka lebih halus.

Ada kemungkinan makna yang ketiga, yaitu hati mereka bersih dari dosa dan selamat dari berbagai cacat. Mereka tidak memiliki pengalaman dengan berbagai urusan dunia yang dapat mengotori hati.

Orang yang Lemah dalam Urusan Dunia tetapi Kuat dalam Agama

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ؟ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَعَّفٍ، لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللهِ لَأَبَرَّهُ. أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ؟ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ.

“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang penghuni surga? Mereka adalah setiap orang yang lemah dan dipandang lemah, apabila ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan memenuhi sumpahnya.

Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang penghuni neraka? Mereka adalah setiap orang yang keras, kasar, banyak mengumpulkan harta, dan sombong.”

Al-Qurthubi menjelaskan bahwa yang dimaksud ضعيف  (lemah) adalah orang yang lemah dalam urusan dunia, tetapi kuat dalam urusan agamanya.

Adapun العُتُلّ  (kasar) adalah orang yang kasar dan keras dalam pertengkaran. Ada pula yang memaknainya sebagai orang yang banyak makan, banyak minum, dan zalim. Ada yang memaknainya sebagai orang yang kasar dan keras, serta tidak mau tunduk kepada kebaikan.

Sedangkan الجَوَّاظ  adalah orang yang suka mengumpulkan dan menahan harta. Ada yang memaknainya sebagai orang yang keras hatinya, dan ada pula yang memaknainya sebagai orang yang banyak dagingnya serta suka membanggakan diri.

Bentuk dan Keadaan Fisik Penghuni Surga

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَوَّلُ زُمْرَةٍ تَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، وَالَّذِينَ يَلُونَهُمْ عَلَى أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً، لَا يَبُولُونَ وَلَا يَتَغَوَّطُونَ وَلَا يَتَفَلُونَ وَلَا يَتَمَخَّطُونَ، أَمْشَاطُهُمُ الذَّهَبُ، وَرَشْحُهُمُ الْمِسْكُ، وَمَجَامِرُهُمُ الْأَلُوَّةُ، وَأَزْوَاجُهُمُ الْحُورُ الْعِينُ، أَخْلَاقُهُمْ عَلَى خُلُقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ، عَلَى صُورَةِ أَبِيهِمْ آدَمَ، سِتُّونَ ذِرَاعًا فِي السَّمَاءِ.

“Rombongan pertama yang memasuki surga memiliki rupa seperti bulan pada malam purnama. Orang-orang yang mengikuti mereka memiliki rupa seperti bintang yang paling terang di langit.

Mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak meludah, dan tidak membuang ingus. Sisir mereka terbuat dari emas, keringat mereka beraroma kesturi, dan tempat pembakaran wewangian mereka menggunakan kayu gaharu. Pasangan-pasangan mereka adalah bidadari yang bermata indah. Akhlak mereka seperti akhlak seorang laki-laki yang sama. Mereka berada dalam rupa ayah mereka, Adam, dengan tinggi enam puluh hasta.”

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ جُرْدًا مُرْدًا، بِيضًا جِعْدًا، مُكَحَّلِينَ، أَبْنَاءَ ثَلَاثٍ وَثَلَاثِينَ، وَهُمْ عَلَى خَلْقِ آدَمَ، طُولُهُ سِتُّونَ ذِرَاعًا فِي عَرْضِ سَبْعَةِ أَذْرُعٍ.

“Penghuni surga memasuki surga dalam keadaan tanpa rambut tubuh, tanpa janggut, berkulit putih, berambut keriting, dan bercelak. Usia mereka tiga puluh tiga tahun. Mereka berada dalam bentuk Adam; tingginya enam puluh hasta dan lebarnya tujuh hasta.”

Disebutkan pula bahwa penghuni surga berbicara dengan bahasa Arab, dan semuanya berwajah putih. RA(*)

*Sumber: Ma La Ainun Ra’at, karya Al-Allamah As-Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki