Khutbah Jumat: Melanggengkan Ketaatan Di Bulan Syawwal

Posted on 02 April 2026


Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمُسَبَّحِ بِالّلُغَاتِ الْمُخْتَلِفَةِ * اَلْمَعْرُوْفِ بِإِتْقَانِ صَنَائِعِهِ الْمُؤْتَلِفَةِ * اَلْمَنْعُوْتِ بِمَا نَعَتَ بِهِ نَفْسَهُ* اَلْمَوْصُوْفِ بِمَا عَظَّمَ بِهِ قُدْسَهُ * اَلَّذِي لَا تَصِفُهُ الْأَلْسُنُ النَّاطِقَاتُ بِاخْتِلَافِ لُغَاتِهَا * وَلَا تُدْرِكُهُ الْعُيُوْنُ النَّاظِرَاتُ بِتَعَاقُبِ لَحَظَاتِهَا * وَلَا تَخْبُرُهُ الظُّنُوْنُ الْخَاطِرَاتُ بِتَقَلُّبِ حِسَّاتِهَا * وَلَا تَحْوِيْهِ الْأَفْكَارُ بِأَكْنَافِ جِهَاتِهَا* فَسُبْحَانَ مَنْ لَا سَمِيَّ لَهُ فِي بَرِّهَا وَبَحْرِهَا* وَأَرْضِهَا وَسَمٰوَاتِهَا * أَحْمَدُهُ حَمْدًا يَقُوْمُ بِشُكْرِهِ * وَيُؤْمَنُ بِهِ مِنْ سَطَوَاتِهِ وَمَكْرِهِ * وَيَقُوْدُ إِلَى مَحَالِّ عَفْوِهِ وَغَفْرِهِ * وَاَسْتَجِيْرُهُ مِنْ مُخَالَفَةِ نَهْيِهِ وَأَمْرِهِ * وَأَعُوْذُ بِتَوْفِيْقِهِ مِنْ نِسْيَانِ ذِكْرِهِ * وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً سَالِمَةً مِنْ غَوَائِلِ الشَّكِّ * خَالِصَةً مِنْ شُبَهِ الْبَاطِلِ وَالْإِفْكِ * وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ الْشَرِيْفُ * وَرَسُوْلُهُ اْلمُنِيْفُ * وَصَفِيُّهُ الْعَفِيْفُ * وَأَمِيْنُهُ الَّذِي كَانَ عَدْلًا لَا يَحِيْفُ * أَرْسَلَهُ بِالرَّأْفَةِ وَالرَّحْمَةِ * وَأَيَّدَهُ بِالثَّبَاتِ وَالْعِصْمَةِ * وَرَفَعَ بِهِ وُجُوْبَ النِّقْمَةِ * فَهُوَ خَيْرُ نَبِيٍّ بُعِثَ إِلَى خَيْرِ أُمَّةٍ * صَلَّى اللّٰهُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ صَلٰاةً يُبَلِّغُهُمْ بِهَا نِهَايَةَ الْمُرَادِ وَالْهِمَّةِ * وَيَرْفَعُ بِهَا فِي أَعْلَى الْجِنَانِ رُتْبَتَهُ مَعَ أَزْوَاجِهِ الطَّاهِرَاتِ وَالْأَئِمَّةِ * وَبَيَّضَ بِهَا وُجُوْهَ سَائِرِ صَحَابَتِهِ وَأَوْلِيَائِهِ يَوْمَ الْقَتْرَةِ وَالظُّلْمَةِ *

اَمَّابَعْدُ: فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ  وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُم مُسْلِمُوْنَ.

Masyiral Muslimin Rahimakumullah

Baru dua pekan Bulan Ramadhan berlalu meninggalkan kita, tetapi banyak dari kita yang sudah melupakan shalat malam, melupakan tilawah al Qur’an, melupakan ibadah-ibadah yang biasa kita lakukan di Bulan Suci Ramadhan, bahkan ada yang sudah mulai melakukan kemaksiatan yang ditinggalkan selama Bulan Ramadhan. Itulah hamba yang buruk saudara, yaitu hamba yang tidak sudi beribadah kepada Allah kecuali hanya di Bulan Ramadhan saja. Imam Bisyr Al-Hafi berkata:

‌بئس ‌القوم لا يعرفون لله حقا إلا في شهر ‌رمضان

Kaum terburuk adalah mereka yang tidak mengenal hak Allah kecuali dalam Bulan Ramadhan saja.

Rasulullah menganjurkan kita untuk melanggengkan amal kebaikan, dan tidak menyukai orang yang meninggalkan kebiasaan baik. Nabi bersabda kepada sahabat Abdullah bin Amr bin Al Ash Ra:

يَا عَبْدَ اللَّهِ، ‌لَا ‌تَكُنْ ‌مِثْلَ ‌فُلَانٍ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ

Wahai Abdullah, janganlah engkau seperti Fulan. Ia dahulu melakukan shalat malam kemudian meninggalkannya. (HR Bukhari)

Maka langgengkanlah amalan kebaikan yang biasa kita lakukan di Bulan Ramadhan, walaupun hanya sedikit. Sebab amal yang paling dicintai oleh Allah bukanlah amal yang paling banyak atau amal yang paling berat, tetapi amalan yang terus kita lakukan secara istiqamah walau hanya sedikit. Nabi bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ تَعَالَى ‌أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Sesungguhnya amal yang paling disukai oleh Allah adalah yang paling langgeng walaupun sedikit. (HR Muslim)

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah

Ada hal yang lebih penting daripada melakukan amal baik, yaitu berusaha agar amal kita diterima oleh Allah . Sebanyak apapun amalan kita, sebesar apapun kebaikan kita, itu semua tidak akan ada gunanya jika tidak diterima oleh Allah .  Nabi bersabda:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إَّلا الْجُوْعِ وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَر

Betapa banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapat apapun dari puasanya selain lapar dan haus saja. Dan betapa banyak orang yang shalat malam, namun ia tidak mendapatkan apapun darinya selain begadang saja.” (HR An-Nasai).

Oleh sebab itu, para salaf sangat tekun beribadah di Bulan Ramadhan, dan ketika Bulan Ramadhan pergi, mereka khawatir dan berdoa dengan sungguh-sungguh selama berbulan-bulan agar amalan mereka diterima oleh Allah . Salah seorang salaf berkata:

كانوا يدعون الله ستة أشهر أن يبلغهم شهر رمضان ثم يدعون الله ستة أشهر أن يتقبله منهم

Mereka para salaf berdoa kepada Allah selama enam bulan agar disampaikan kepada Bulan Ramadhan, kemudian berdoa kepada Allah selama enam bulan berikutnya agar Allah menerima Amalan Ramadhan mereka. (Lathaiful Ma’arif)

Maka, perhatikanlah amalan kita saudara, perhatikanlah puasa kita, perhatikanlah bacaan Al-Quran kita, lakukan semua itu dengan adab-adabnya agar diterima oleh Allah , lakukan semua itu dengan hati yang takut dan khusyu kepada Allah agar amalan kita diterima, sebab Allah hanya menerima amalan dari orang yang bertakwa saja. Sayidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu berkata:

كونوا لقبول العمل أشد اهتماما منكم بالعمل ألم تسمعوا الله عز وجل يقول: {إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ}

Hendaknya kalian memiliki perhatian yang lebih besar agar amalan kalian diterima melebihi perhatian kalian untuk melakukan amal itu sendiri. Tidakkah kalian mendengar Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah hanya menerima  dari orang-orang yang bertakwa". ( QS Al-Maidah: 27)

Takwa itulah yang menjadi kunci diterimanya amal ibadah kita saudara, dan takwa itu pula yang menjadi tujuan diwajibkannya berpuasa Ramadhan atas umat Islam. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS Al-Baqarah: 183)

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah

Di antara tanda diterimanya Ramadhan adalah meneruskan kebaikan di Bulan Syawal. Oleh sebab itu Nabi menganjurkan kita untuk melanjutkan puasa Ramadhan dengan berpuasa di Bulan Syawal. Beliau bersabda:

‌مَنْ ‌صَامَ ‌رَمَضَانَ، ‌ثُمَّ ‌أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Siapa yang bepuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan berpuasa enam hari di Bulan Syawwal maka ia seakan berpuasa sepanjang tahun. (HR Muslim)

Maka lakukanlah puasa Syawal saudara, jangan lewatkan keutamaan ini sebab berpuasa syawal adalah salah satu tanda bahwa puasa Ramadhan kita diterima oleh Allah . Jangan sampai kita isi bulan Syawal dengan kelalaian, apalagi kemaksiatan, sebab itulah tanda bahwa puasa kita Ditolak oleh Allah , naudzu billah min dzalik.

Saudara, Bulan Ramadhan memang telah pergi, tapi ibadah puasa masih bisa kita lakukan kapan saja, al Quran masih bisa kita baca setiap saat, masjid-masjid masih terbuka lebar untuk setiap orang, doa-doa masih diijabahi oleh Allah, shalat malam masih dapat kita lakukan, saudara-saurara kita masih ada untuk disambung tali silaturahimnya, fakir miskin masih banyak untuk diberikan bantuan, pahala-pahala ibadah tidak putus dengan berhentinya Ramadhan. Sudah hampir dua pekan Ramadhan berlalu, sudah berapa juz al Quran yang telah kita baca? Berapa rakaat shalat malam yang kita lakukan setiap malamnya? Jangan sampai Bulan Syawal ini menjadi langkah awal kita untuk menjauh dari al-Quran, menjauh dari shalat malam, menjauh dari ibadah kepada Allah . Jadilah hamba yang Robbani, yang selalu beribadah kepada Allah di setiap waktu, jangan hanya menjadi hamba Ramadhani yang hanya beribadah di bulan Ramadhan saja, ingatlah selalu firman Allah :

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (QS al Hijr: 99)

Semoga amal ibadah kita di Bulan Ramadhan di terima oleh Allah, sehingga kita termasuk dari golongan minal Aidzin wal faizin wal maqbulin. Dan semoga kita diberikan petunjuk untuk terus meningkatkan ibadah kita sampai datang kematian.. Amiin.. ya robbal alamiin.

إِنَّ أَنْفَعَ الْوَعْظِ وَأَشْفَاهُ * وَأَبْلَغَ الْأَنْذَارِ وَأَنْهَاهُ * وَأَزْكَى الذِّكْرَ وَأَنْمَاهُ * كَلَامُ مَنْ لَا إِلٰهَ لَنَا سِوَاهُ * أَعُوذُ بِاللهِ مِن الشيطان الرجيم*﴿إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ﴾[ فصلت: 30]

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِوَالِدِيْكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْن فَاسْتَغْفِرُوْه إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَحِيْم

 

 

الخطبة الثانية

اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْداً كَثِيْراً كَمَا أَمَر* وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَاماً لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ* وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَر* اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مَصَابِيْحِ الْغُرَر*

أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيكُمْ وَنَفْسيْ بِتَقْوَى اللهِ* عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى مِنْ سِمَاعِ اللَّغْوِ وَفُضُوْلِ الْخَبَر* وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَاكُمْ عَنْهُ وَزَجَر* وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِه* وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِه* وَثَلَّثَ بِكُمْ أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِنْ بَرِيَّةِ جِنِّهِ وَإِنْسِه* فَقَالَ تَعَالَى مُخْبِراً وَآمِرَا* إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا آيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ إِمَامِ الْحَرَمَيْنِ وَصَاحِبِ الْهِجْرَتَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الرَّاجُوْنَ مِنْهُ شَفَاعَةً صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّد* نُوْرِ الْقَلْبِ وَقُرَّةِ الْعَيْنِ وَعَلَى آلِ مُحَمَّد* فَيَا أَيُّهَا الْمُشْتَاقُوْنَ إِلَى رُؤْيَا جَمَالِهِ صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً* اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّ الرَّحْمَة* وَشَفِيْعِ الْأُمَّة* عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ وَضَمَّه* وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ نَصَرَهُ فِيْ كُلِّ مُهِمَّة* خُصُوْصاً مِنْهُمْ ذِي الْأَصْلِ الْعَرِيْق* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيْق* وَعَلَى الزَّاهِدِ الْأَوَّاب* اَلنَّاطِقِ بِالصَّوَاب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّاب* وَعَلَى جَامِعِ الْقُرْآن* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عُثْمَانَ بْنِ عَفَّان* وَعَلَى أَسَدِ اللهِ الْغَالِب* أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِب* وَعَلَى وَلَدَيْهِ السَّيِّدَيْنِ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنِ وَأَبِيْ عَبْدِ اللهِ الْحُسَيْن* وَعَلَى أُمِّهِمَا الزَّهْرَاءِ الْبَتُوْلِ بِنْتِ الرَّسُوْل* وَعَلَى عَمَّيْهِ الْمُعَظَّمَيْنِ عِنْدَ اللهِ وَالنَّاس* الْمُطَهَّرَيْنِ مِنَ الْدَنَسِ وَالْأَرْجَاس* أَبِيْ عَمَارَةَ حَمْزَةَ وَأِبْي الْفَضْلِ الْعَبَّاس* وَعَلَى بَقِيَّةِ الْعَشَرَةِ الْمُبَشَّرَة* الَّذِيْنَ بَايَعُوْهُ تَحْتَ الشَّجَرَة* طَلْحَةَ الْفَيَّاضِ وَالْحَوَارِي الزُّبَيْر* وَسَعْدِ الْهُدَى وَسَعِيْدِ الْخَيْر* وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ الزَّكِيِّ الشَّاكِر* وَأَبِيْ عُبَيْدَةَ الزَّاهِدِ الزَّاهِر* رِضْوَانُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن*

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* رَبَّنَا إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات* يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّات* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِين* وَاخْذُلِ الْكَفَرَةَ وَالْمُبْتَدِعَةَ وَالْمُشْرِكِيْن* اَللّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ* اَللَّهُمَّ  مَزِّقْ جَمْعَهُمْ* اَللّهُمَّ دَمِّرْ دِيَارَهُمْ* اَللّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ دِيْنَ مُحَمَّد* وَاجْعَلِ اللّهُمَّ بَلْدَتَنَا هَذِهِ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً وَسَائِرَ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْن* وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السِّتْرَ وَالسَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْن* فِي بَرِّكَ وَبَحْرِكَ وَجَوِّكَ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ أَجْمَعِيْن* وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ* بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمِ الرَّاحِمِيْن* اَللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْقَحْطَ وَالْغَلَاءَ وَالْجَوْرَ وَالْفِتَنَ وَالْوَبَاءَ وَسَائِرَ أَنْوَاعِ الْبَلَاءِ* مِنْ بَلَدِنَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً* اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا شَرَّ الطَّاغِيْنَ وَالْبَاغِيْنَ وَالظَّالِمِيْنَ وَالْمُعْتَدِيْنَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ* عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَة* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الآيِسِيْن* اَللّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَالرَّحْمَةَ وَلَا تَأْخُذْنَا بِالسِّنِيْن* اللّهُمَّ اسْقِنَا وَأَغِثْنَا يَا أَرْحَمَ ا لرَاحِمِيْن* رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار* عِبَادَ الله* {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ} وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْم يَذْكُرْكُمْ* وَاشْكُرُوا لَهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ* وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْلَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ


Download PDF artikel ini: